Angkasa Buana Jual 261 Juta Saham FUTR Jelang Akuisisi

avatar
· 阅读量 81
Angkasa Buana Jual 261 Juta Saham FUTR Jelang Akuisisi
PT Angkasa Buana Lestari melakukan aksi jual besar-besaran saham FUTR di tengah rencana akuisisi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Angkasa Buana Lestari melakukan aksi jual saham besar-besaran di tengah rencana perubahan pengendali tak langsung di PT Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR).

Direktur Utama FUTR Martha Rebecca mengatakan, Angkasa Buana menjual 261,54 juta saham FUTR lewat pasar negosiasi dengan harga Rp45 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai hampir Rp13 miliar. 

"Perseroan menerima Laporan Perubahan Kepemilikan Saham PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk yang ditembuskan oleh PT Angkasa Buana Lestari kepada Perseroan pada tanggal 11 September 2024," katanya lewat keterbukaan informasi dikutip Rabu (18/9/2024).

Transaksi dilakukan pada 10 September 2024 yang melibatkan broker J.P. Morgan Sekuritas Indonesia (YB) selaku pembeli dan Wanteg Sekuritas (AN) selaku penjual. Sejak 27 Agustus 2024 tercatat, transaksi nego pada saham FUTR cukup aktif di luar Angkasa Buana dengan total transaksi mencapai Rp80 miliar, terutama AN yang bertindak sebagai penjual.

Martha pun menegaskan, proses transaksi tersebut bukan dilakukan dan tidak melibatkan pengendali perseroan, PT Digital Futurama Global (DGF). Dengan kata lain, posisi kepemilikan saham pengendali atas saham FUTR tak berubah yakni 51,22 persen.

Penjualan Angkasa Buana dilakukan di tengah proses negosiasi antara PT Investasi Gemilang Maju (IGM) selaku pemilik tak langsung dengan PT Hexa Prima Nusantara (HPN). Jika negosiasi ini berhasil, maka HPN yang dimiliki oleh Halim Suwandi akan menjadi pemilik baru FUTR.

Calon pemilik baru, kata Martha, berencana melebarkan sayap bisnisnya ke bidang media digital dan periklanan. HPN juga tidak memiliki rencana delisting untuk menjadi perusahaan tertutup atau membubarkan FUTR pasca akuisisi. Dengan demikian, prosedur Mandatory Tender Offer (MTO) untuk menyerap sisa saham akan tetap dilakukan pemilik baru.

Nama Angkasa Buana sendiri baru muncul dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada Juni 2024. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, pada 20 Juni, DGF melepas 212 juta sahamnya kepada Angkasa Buana.

Dengan transaksi tersebut, porsi saham DGF di FUTR berkurang dari 54,54 persen menjadi 51,22 persen. Adapun porsi saham Angkasa Buana di FUTR yang sebelumnya 4,35 persen meningkat menjadi 7,67 persen. Dengan porsi kepemilikan kembali di bawah 5 persen, maka transaksi jual beli Angkasa Buana di saham FUTR tak wajib dilaporkan.

Berdasarkan, harga saham FUTR melesat hampir tiga kali lipat dari Rp17 menjadi Rp63 per saham. Nilai kapitalisasi pasar perusahaan yang dimiliki Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid, Adhi M. Massardi itu pun ikut terkerek naik menjadi lebih dari Rp400 miliar.

(Rahmat Fiansyah)

风险提示:以上内容仅代表作者或嘉宾的观点,不代表 FOLLOWME 的任何观点及立场,且不代表 FOLLOWME 同意其说法或描述,也不构成任何投资建议。对于访问者根据 FOLLOWME 社区提供的信息所做出的一切行为,除非另有明确的书面承诺文件,否则本社区不承担任何形式的责任。

FOLLOWME 交易社区网址: followme.asia

喜欢的话,赞赏支持一下
avatar
回复 0

加载失败()

  • tradingContest